Select Menu

Featured Posts

Slider

INFO

Artikel Islamiah

Omg!

WOW

TRAVEL

Videos

» » » » » » » » GEMPAR! - Fenomena Unik Langit Akan Dihiasi Bulan Biru malam 31 Ogos (3 GAMBAR)
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

TAOTAUAJER - Pada tarikh 31 ogos esok nanti sempena hari kemerdekaan Malaysia yang ke 55 malam tersebut kita akan di sambut dengan fenomena yang unik di bumi ini.


Dimana Langit akan di hiasi dengan kedatangan bulan biru atau dalam istilah asingnya di kenali sebagai blue moon.

Apa sebenarnya blue moon tu? Jom kita ketahuinya

Seperti yang dikatakan oleh Profesor Pengkaji Astronomi Astrofisika Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional, Thomas Djamaluddin, istilah blue moon sebenarnya bukan menggambarkan keadaan di mana bulan benar-benar menjadi berwarna biru.

Ilustrasi penggambaran bulan biru walau sebenarnya tidak berwarna biru.
 

"Blue moon tidak punya makna fizikal. Hanya istilah yang tidak jelas asal usulnya. Saya kira tidak ada maknanya," kata Thomas.

Fenomena ini merupakan bulan purnama yang terjadi lebih dari satu kali dalam satu bulan dimana bulan purnama pertama terjadi pada tarikh 2 Ogos lalu. Sewaktu terjadi, bulan akan diselimuti banyak debu angkasa sehingga akan nampak berwarna biru jika dilihat dari bumi.

Thomas menambahkan bahawa fenomena blue moon merupakan kejadian yang cukup unik dan jarang-jarang berlaku kerana hanya terjadi setiap dua atau tiga tahun sekali.

Hal ini juga dilaporkan oleh laman Earthsky yang mengatakan bahawa fenomena blue moon hanya terjadi setiap 2.7 tahun sekali. Dengan demikian, maka fenomena blue moon berikutnya berkemungkinan akan terjadi lagi akan datang pada Mei 2015.

Peristiwa bulan biru yang terkenal adalah ketika terjadi kebakaran hutan yang hebat di Sweden dan Kanada tahun 1950 dan 1951, serta setelah meletusnya gunung Krakatau tahun 1883 yang menyebabkan bulan terlihat membiru selama dua tahun.

Istilah blue moon yang menggambarkan bulan purnama kedua yang terjadi dalam satu bulan mulai digunakan sejak tahun 1946 oleh majalah Sky and Telescope yang menuliskan artikel karya James Hugh Pruett 'Once in a Blue Moon'.

Istilah itu kemudian kembali dipopularkan oleh Deborah Byrd yang menemukan lembar kopian dari surat khabar tersebut di perpustakaan University of Texas Astronomy Department tahun 1970an, melalui radio. Selanjutnya istilah blue moon juga dipopularkan oleh buku anak-anak karya Margot McLoon Basta dan Alice Sigel tahun 1985.

sumber : ma/detik/earthsky

TAOTAUAJER : Pasti ramai yang tak sabar untuk menantikan kejadian fenomena yang akan berlaku setiap 2.7 tahun sekali ini kan. Tao juga tidak akan melepaskan peluang untuk menyaksikannya kepada korang yang nak update terkini jom like PAGE tao SINI

.
----------------------------------
Sudah Baca? Jangan Lupa LIKE , Tweet atau Share artikel ini tanpa segan silu

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post