Select Menu

Featured Posts

Slider

INFO

Artikel Islamiah

Omg!

WOW

TRAVEL

Videos

» » » » » » Owh | Atasi tekanan dengan kemaafan
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

TAOTAUAJER - Memaafkan terkadang jadi sesuatu yang sulit untuk dilakukan dalam hidup kita. Terkadang saat seseorang melukai hati kita, yang paling ingin kita lakukan adalah mengutukinya dan terus membencinya. Kita merasa ketika memberi maaf pada orang, ini bererti dia tidak mendapatkan hukuman atas apa yang telah dilakukannya.



Sebenarnya, itu memang tak sepenuhnya salah. Kita semua akan menuai apa yang telah kita tanam, itu sebuah hukum alam yang tidak terhindarkan. Tapi masalahnya adalah, kita menjalani hidup saat ini. Kita semua ingin menjalani hidup dengan utuh, sayangnya, menyimpan rasa kesal dan kemarahan membuat kita tidak dapat menjalani hidup dengan sepenuhnya dan sebenarnya memaafkan orang lain itu tidak sesulit yang kita bayangkan. Ada beberapa cara yang dapat ditempuh seperti di bawah ini:

1) Kita perlu menyedari jika menahan maaf juga bererti menahan diri kita sendiri untuk lebih bahagia. Jika kita memutuskan untuk memberi maaf, pastikan pertama kita mengerti, memaafkan bukan soal perasaan tapi sebuah pilihan.

2) Memaafkan itu bererti melepaskan rasa sakit, jadi dengan cara ini kita mendapatkan penyembuhan. Hidup kita terlalu singkat untuk dilalui dengan menggenggam rasa sakit dan tertahan di tempat yang sama. Memaafkan seseorang yang telah menyakiti kita bukan bererti membiarkan mereka melakukan hal yang sama lagi, lebih mudahnya adalah memilih untuk tidak membiarkan rasa dendam menguasai hidup kita.

3) Memang tidak mudah menghapus rasa sakit yang ditimbulkan oleh seseorang. Memaafkan perbuatan buruk orang lain tidak dapat terjadi dalam semalam. Kita dapat melakukannya dengan cara bertahap di setiap harinya. Katakan tiap hari kalau kita telah memaafkan orang ini dan perlahan – lahan rasa sakit itu akan terhapus dari hati kita.

4) Banyak orang mengatakan, maafkan dan lupakan. Tapi kenyataannya tidak akan semudah itu. Mari kita realistik saja, sulit untuk melupakan begitu saja orang yang telah melukai hati kita. Cara terbaik memaafkan bukan dengan melupakan kesalahan orang ini. Kita benar-benar telah memaafkan jika kita memikirkan orang ini tanpa disertai perasaan membara atau kesal. Kita boleh bersama-sama dengan orang ini dalam satu ruangan tanpa merasa tertekan. Kita tahu pasti telah benar-benar memaafkan jika memikirkan orang ini dan mengharapkan yang terbaik untuknya.

5) Saat Kita telah memutuskan untuk memaafkan, sejalan dengan itu berdoalah pada Allah untuk menyembuhkan luka hati kita. Percayalah Dia pasti akan melakukannya. Seperti seorang anak yang terjatuh dan dia berlari pada ayahnya untuk memasangkan band aid di lututnya dan sang ayah tidak mungkin berpaling, sudah pasti dia akan memeluknya, mengajaknya masuk dan memasangkan band aid di lutut si anak. Begitu juga Allah pasti akan menyembuhkan luka hati kita.

6) Tidak satu pun dari kita yang sempurna. Kerana ketidaksempurnaan inilah kita kerap kali saling menyakiti. Kita semua produk dari masa lalu. Sebahagian besar masa lalu kita berisi rasa sakit dan luka. Saat kita dilukai biasanya ada kecenderungan untuk ganti melukai, entah kita sedari atau tidak. Jadi, sedari kalau orang yang melukai kita mungkin juga harus mengatasi luka hatinya sendiri. Memang perbuatan orang yang menyebabkan kita terluka tak termaafkan, tapi mungkin kita akan dapat memahami saat menyedari kenapa mereka melakukan perbuatan itu pada kita.

7) Kita hanya menjalani hidup sekali saja. Jangan biarkan rasa dendam menghalangi kita untuk menjalani hidup dengan sepenuhnya. Mulailah memaafkan dan biarlah Allah yang menyembuhkan lukanya. Kurangkan tekanan emosi yang kita bawa ke mana-mana dengan cara memaafkan.

Menahan maaf dan menyimpan dendam bukan hanya membuat hidup kita terasa lebih berat. Menahan maaf hanya akan membuat rasa pahit tumbuh dalam di hati kita seperti kanser. Menyimpan rasa marah dan kesal juga tidak bagus untuk kesihatan, dapat menyebabkan stress, kegelisahan, rasa malu, sakit kepala, rasa takut, masalah pencernaan dan juga sakit jantung. Jadi,marilah kita mulai membersihkan tekanan emosi dengan memberi maaf pada siapapun yang melukai hati kita. Saatnya menjalani kehidupan kita dengan penuh makna!!!

"Memaafkan adalah cara terbaik mengatasi tekanan emosi"



.
.
----------------------------------
Sudah Baca? Jangan Lupa LIKE , Tweet atau Share artikel ini tanpa segan silu

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post